Pengunjung Mall Meningkat, Namun Durasi Singkat

pengunjung mall mulai mengalami peningkatan meskipun durasi kunjungan singkat

Source: fokusjabar.co.id
Seiring pelaksanaan New Normal atau tatanan kebiasaan baru, banyak pusat perbelanjaan yang telah mulai beroperasi. Jumlah pengunjung pusat perbelanjaan juga nampaknya terus meningkat meskipun pandemi ini belum berakhir.

Stefanus Ridwan selaku Ketua Asosiasi Pengelola Pusat Belanja Indonesia mengatakan,”Jumlah pengunjung mall kini rata-rata telah mencapai 40%.” Meskipun dinilai masih kurang, namun jumlah ini telah mengalami peningkatan jika dibandingkan dengan jumlah pengunjung saat awal pembukaan kembali mall. Saat itu, jumlah pengunjung hanya 20 hingga 30% dari kapasitas pusat perbelanjaan.

Walaupun secara kuantitas pengunjung meningkat, namun pengunjung hanya menghabiskan waktu sebentar saja di pusat perbelanjaan. Hal ini dikarenakan pengunjung masih mematuhi anjuran untuk tidak berkerumun. Sebelum pandemi ini, kebanyakan orang akan menghabiskan waktu mereka di mall untuk makan, nonton, ataupun berjalan-jalan. Namun, saat pandemi ini, mayoritas pengunjung mendatangi mall hanya untuk belanja.

Stefanus mengharapkan jumlah pengunjung mall dapat terus meningkat. Terlebih, bioskop rencananya akan segera kembali dibuka pada tanggal 29 Juli nanti. “Kami berharap tingkat okupansi mall dapat meningkat. Hal ini akan dapat terwujud jika kasus Covid-19 mengalami penurunan sehingga masyarakat merasa aman saat mengunjungi tempat umum seperti pusat perbelanjaan,”ujar Stefanus.

Meskipun secara kuantitas jumlah pengunjung meningkat, namun pertumbuhan ekonomi di sektor ritel masih negatif. Terutama akibat dilaksanakannya PSBB, sektor ritel mengalami dampak negatif karena turunnya daya beli masyarakat. Namun, besaran kerugian ataupun pertumbuhan sektor ini akan dapat dievaluasi secara jelas pada semester dua nanti.

Alphonzus Widjaja selaku Wakil Ketua Umum APPBI memperkirakan bahwa kondisi mall dapat berjalan menuju normal awal tahun 2022. Menimbang proses pembuatan vaksin Covid-19 yang memerlukan waktu sekitar satu tahun, maka pusat perbelanjaan dapat berjalan dengan normal mulai Januari 2022. Selama pandemi ini, banyak pusat perbelanjaan yang harus tutup sementara sejak bulan April 2020 sesuai dengan anjuran pemerintah. Namun, beberapa pusat perbelanjaan di beberapa kota besar di Indonesia mulai beroperasi kembali mulai tanggal 15 Juni lalu. Meskipun demikian, beberapa tenant diijinkan untuk tetap buka di masa pandemi, diantaranya adalah apotek, supermarket, dan ATM.

Related posts

Leave a Comment