Ditjen Pajak Tunjuk 9 Perusahaan Asing Baru untuk Pungut PPN Mulai Oktober

DJP tunjuk 9 perusahaan asing pungut PPN

Source: mediaindonesia.com

Direktorat Jenderal Pajak Kemenkeu menyatakan ada 9 perusahaan digital baru yang ditunjuk sebagai pemungut PPN dalam perdagangan melalui sistem elektronik atau PMSE.

Suryo Utomo selaku Dirjen Pajak mengatakan bahwa saat ini Direktorat Jenderal Pajak sedang melakukan komunikasi dengan perusahaan digital tentang hak dan kewajiban perusahaan tersebut sebagai pemungut Pajak Pertambahan Nilai.

Suryo menjelaskan,” Terkait dengan perkembangan penunjukkan PMSE luar negeri sampai saat ini sudah 28 dan ke depan ada 9 lagi.”

9 perusahaan digital yang baru ditunjuk etrsebut akan mulai memungut Pajak Pertambahan Nilai sebesar 10% mulai  bulan Oktober mendatang.

Hingga bulan Oktober nanti, Ditjen Pajak telah menunjuk sebanyak 37 PMSE luar negeri untuk memungut PPN. Ditjen Pajak juga harus berkomunikasi dengan perusahaan tersebut secara one on one.

Sebgai informasi, PPN untuk pemanfaatan produk digital luar negeri bukanlah jenis pajak baru. Hal ini karena pajak tersebut telah diatur di dalam UU PPN. Namun, sistem sebelumnya dianggap kurang efektif karena hanya mengandalkan penyetoran sendiri oleh konsumen yang sifatnya retail.

Untuk meningkatkan efektivitas pemungutan pajak, pemerintah mengubah sistem penarikan pajak yang kini dipungut oleh penyedia produk digital luar negeri.

Kesembilan perusahaan digital yang ditunjuk untuk memungut PPN mulai bulan Oktober adalah LinkedIn Singapore Pte. Ltd; McAfee Ireland Ltd; Microsoft Ireland Operations Ltd; Mojang AB; Novi Digital Entertainment Pte. Ltd; PCCW Vuclip (Singapore) Pte. Ltd; Skype Communications SARL; Twitter Asia Pacific Pte. Ltd; Twitter International Company; Zoom Video Communications, Inc; PT Jingdong Indonesia Pertama; PT Shopee International Indonesia.

Related posts

Leave a Comment