Pendaftaran Kartu Prakerja Gelombang 11 Tidak Akan Dibuka Tahun Ini

kartu prakerja 2020 dihentikan

Source: prakerja.go.id

Pengelola Program kartu Prakerja telah emmutuskan untuk tidak membuka pendaftaran kartu prakerja gelombang 11 pada tahun ini. PMO mengkonfirmasi hal ini setelah pendaftaran kartu prakerja gelombang 10 telah berakhir.

Ada alasan yang mendasari tidak dibukanya pendaftaran kartu prakerja gelombang 11. Alasan pertama adalah kuota peserta telah terpenuhi. Hingga kartu prakerja gelombang 9, telah terjaring 5.480.918 peserta. Jumlah tersebut telah mencapai 98% dari total target.

Sementara itu, pada pendaftaran gelombang 10, pengelola hanya menerima 116.261 peserta baru. Jadi kuota anggaran untuk tahun ini telah terpenuhi pada gelobang 10. Hal ini disampaikan oleh Airlangga Hartanto selaku Menteri Koordinator Perekonomian.

Sebagai informasi, anggaran untuk kartu prakerja tahun 2020 mencapai 5,6 juta peserta dengan total anggaran Rp 20 triliun.

Rudy Salahuddin selaku Ketua Tim Pelaksana Komite Cipta Kerja mengatakan bahwa anggaran tersebut telah sepenuhnya terserap. Oleh karena itu, belum ada rencana untuk penambahan anggaran program kartu prakerja gelombang 11.

Rudy mengatakan,” Belum ada info lebih lanjut apakah diberikan tambahan anggaran. Tetapi kalau pun diberikan, kami siap.”

Kartu prakerja adalah program pelatihan persiapan diri untuk menghadapu dunia kerja. Program ini dibuat dengan konsep semi bantuan sosial. Setiap peserta yang lolos seleksi program kartu prakerja akan memperoleh bantuan senilai Rp 3,55 juta.

Rincian dari stimulus tersebut adalah sebagai berikut. Voucher pelatihan sebesar Rp 1 juta, bantuan dana tunai sebesar Rp 600 ribu setiap bulan yang akan diberikan selama 4 bulan. Serta dana survey sebesar Rp 150 ribu untuk tiga kali survey.

Dengan terpenuhinya kuota peserta dan anggaran kartu prakerja, maka pendaftaran Kartu prakerja 2020 dihentikan. Belum ada keterangan ersmi apakah program kartu prakerja akan dilanjutkan tahun depan.

Related posts

Leave a Comment