PSBB Transisi Jakarta Diperpanjang Hingga 8 November

PSBB transisi diperpanjang

Source: pikiran-rakyat.com

Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan memutuskan bahwa Pembatasan Sosial Berskala Besar akan kembali diperpanjang. Ada beberapa pertimbangan  yang dijadikan alasan perpanjangan PSBB masa transisi. Hal ini dilakukan untuk mengantisipasi penularan viris corona pada libur panjang akhir Oktober ini.

PSBB Transisi Jakarta akan diperpanjang mulai tanggal 26 Oktober 2020 hingga 8 November 2020. Bahkan Anies mengatakan jika DKI bisa menerapkan kebijakan Emergency Brake jika kondisi semakin mengkhawatirkan.

Anies mengungkapkan,” Artinya, apabila terjadi tingkat penularan yang mengkhawatirkan, Pemprov DKI Jakarta dapat menghentikan seluruh kegiatan yang sudah dibuka selama PSBB Masa Transisi dan menerapkan kembali pengetatan.”

Langkah yang diambil ini telah sesuai dengan keputusan Gubernur Provinsi DKI Jakarta no 1020 th 2020. Aturan tersebut mengatur jika ada peningkatan kasus secara signifikan selama PSBB transisi maka PSBB transisi akan dilanjutkan selama 14 hari.

Dalam waktu 2 minggu terakhir ini, rata-rata keterisian tempat tidur isolasi mengalami penurunan dari 59% menjadi 64%. Keterisian tempat tidur ICU juga menurun dari 62% menjadi 68%.

Selanjutnya juga didapati peningkatan pada indikator pengendalian covid-19 dari Fakultas Kesehatan Masyarakat Universitas Indonesia dengan skor 64 pada 24 Oktober dari 60 pada 18 Oktober.

Kemudian skor nilai reproduksi efektif berada pada 1,05 pada 24 Oktober dari 1,06 pada 12 Oktober, menurun 0,01 poin. Namun begitu selama PSBB transisi berlangsung, Tim FKM dari Unicef DKI Jakarta menemukan ada penurunan terhadap tren perilaku memakai masker menjadi 71 persen pada 24 Oktober dari 75 persen pada 12 Oktober.

Sebelumnya, Pembatasan Sosial Skala Besar DKI Jakarta diterapkan mulai 12 hingga 25 Oktober. PSBB transisi ini diterapkan setelah Gubernur DKI Jakarta menetapkan PSBB sebagai rem darurat penanganan Covid.

Related posts

Leave a Comment