Pegadaian Siapkan Layanan Baru Berbasis Digital

pegadaian siapkan empat layanan digital

Source: realitarakyat.com

Untuk menyambut era new normal, PT Pegadaian menyiapkan produk dan layanan baru dengan sistem digital. Perusahaan ini setidaknya bersiap untuk meluncurkan empat produk berbasis teknologi.

Kuswiyoto selaku Direktur Utama Pegadaian mengatakan bahwa inovasi yang dilakukan Pegadaian ini untuk menciptakan model bisnis dengan layanan yang dapat meminimalisir kontak dengan para nasabah. Dengan bantuan teknologi, Pegadaian berharap mampu mengembangkan produk digital tersebut.

Ada empat produk yang sedang disiapkan oleh Pegadaian. Produk yang pertama adalah Gold Card. produk ini berupa kartu kredit berdasarkan tabungan emas yang dimiliki nasabah. Nasabah dapat menggunakan kartu ini untuk berbelanja. Jadi tabungan emas dijadikan sebagai jaminan.

Produk Gold Card ini amsih dalam tahap persiapan, Kuswiyoto berharap produk tersebut dapat segera diluncurkan.

Produk yang kedua adalah Gadai Dropbox. Layanan ini memungkinkan nasabah untuk meletakkan barang yanga kan digadai pada dropbox, lalu Pegadaian akan menaksir nilai barang tersebut. Jika telah sepakat, pinjaman akan ditransfer ke rekening nasabah. Nasabah tidak perlu mengkhawatirkan jika barangnya tertukar.

Pegadaian juga sedang menyiapkan layanan Digital Lending. Layanan ini digarap dengan menggunakan dua skema. Skema pertama adalah indirect digital lending. Untuk menjalankan skema ini, Pegadaian akan bekerja sama dengan fintech yang sudah beroperasi. Skema yang kedua adalah Direct lending. Skema ini memungkinkan Pegadaian untuk menyalurkan kredit secara langsung dengan menggunakan sistem fidusia.

Sedangkan program keempat adalah High Touch to High Tech. Pegadaian akan bekerja sama dengan Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil. Layanan ini memudahkan nasabah untuk membuka rekening lewat e-KYC. Pegadaian juga bisa melakukan survey tentang usaha nasabah dengan menggunakan credit scoring dan big data.

Kuswiyoto menambahkan bahwa Pegadaian juga bekerja sama dengan Gojek untuk melakukan pengambilan agunan atau pengajuan gadai. Jadi masyarakat yang tidak mempunyai banyak waktu untuk datang langsung ke pegadaian bisa terbantu.

Teguh Wahyono selaku Direktur Teknologi dan Digital Pegadaian mengungkapkan bahwa Pegadaian akan menggunakan teknologi paling mutakhir agar tetap bisa bersaing dengan perusahaan lain. Untuk itu, Pegadaian telah menyiapkan belanja modal senilai Rp 320 miliar. Dana ini akan digunakan untuk pengadaan infrastruktur IT dan juga mengembangkan server.

Pegadaian juga meluncurkan aplikasi Pegadaian Digital. Untuk saat ini Pegadaian berusaha untuk meningkatkan keamanan pada proses digitalisasi ini.

Related posts

Leave a Comment