Dukung Digitalisasi, Pemerintah Pacu Pembangunan Infrastruktur TIK

pembangunan BTS

Source: radarcirebon.com

Untuk mendorong program digitalisasi di seluruh wilayah RI, Pemerintah menggenjot pembangunan infrastruktur sektor Teknologi Informasi dan Komunikasi. Salah satunya adalah dengan membangun Base Transceiver Station atau BTS. Pembangunan BTS ini untuk mendorong pemerataan akses internet 4G di seluruh desa.

Johnny G Plate selaku Menteri Komunikasi dan Informatika mengatakan bahwa nantinya seluruh desa akan tersedia sinyal 4G. Ia menambahkan bahwa pada tahun 2020 ini, telah dikembangkan 1209 BTS. Sementara itu, pada tahun 2021 nanti, akan ditambah 4200 BTS. Sednagkan di tahun 2022 akan ditambah lagi 3700 BTS.

Indonesia tidak hanya membangun BTS, tetapi juga mengembangkan teknologi lainnya untuk mendukung pemenuhan kebutuhan digital. Untuk mewujudkan proyek ini tentu dibutuhkan biaya yang tidak sedikit. Namun Indonesia mendapat dukungan dari beberapa negara.

Beberapa negara yang turut membantu proses digitalisasi di Indonesia antara lain Perancis yang memberi dukungan untuk membangun pusat data sebesar $ 400 juta. Selain itu Amerika Serikat dan Jepang juga mendukung program digitalisasi broadcasting di negara ini.

Johnny menambahkan jika akses internet yang luas akan dengan midah menjangkau masyarakat di daerah terpencil. Program ini juga dapat mendorong masuknya UMKM ke ekosistem digital.

Untuk merealisasikan pemerataan sinyal 4G ke seluruh wilayah Indonesia, pemerintah juga bekerja sama dengan operator seluler. Kerja sama ini terkait pemerataan jaringan di semua wilayah yang ada populasi.

Badan Regulasi Telekomunikasi Indonesia (BRTI) mengatakan bahwa cakupan sinyal 4G di Indonesia berdasarkan pemukiman telah mencapai 97,51%. Namun jika berdasarkan data wilayah, cakupan 4G baru mencakup 52,28%.

Untuk itu operator seluler diminta untuk terus memantau kualitas dari layanan telekominikasi mereka. Salah satunya dengan menambah BTS serta menuingkatkan kualitas layanan.

Related posts

Leave a Comment