Ekonom: PSBB Untungkan Bisnis Pembayaran Digital dan Ecommerce

bisnis ecommerce diuntungkan saat PSBB

Source: medcom.id

Pemprov DKI Jakarta kembali akan menerapkan PSBB mulai senin esok. PSBB ini bertujuan untuk pencegahan penyebaran virus Covid-19. PSBB ini akan mulai diterapkan pada tanggal 14 September 2020 dan akan berlangsung selama 2 minggu.

Bhima Yudhistira selaku ekonom dan peneliti Institute for Development of Economics mengatakan bahwa PSBB jilid 2 menguntungkan sektor usaha pembayaran digital atau e-wallet. Ia memprediksi bahwa transaksi e-wallet akan naik hingga mencapai 40%.

Saat PSBB, akan banyak amsyarakat yang berbelanja di e-commerce. Banyak pula yang melalukan transaksi digitals eperti memesan makanan atupun membeli barang dengan menggunakan sistem pembayaran digital. Bisnis tersebut bahkan bisa mendapatkan untung dua kali lipat.

Sementara itu, transaksi e-commerce juga akan mengalami kenaikan sejalan dengan kenaikan transaksi menggunakan e-wallet.

Menurut data dari We are Social, ekonomi digital akan semakin populer karena amsyarakat tidak mempunyai pilihan lain selain berbelanja online.

Tidak hanya bisnis pemyaran digital dan e-commerce yang akan mengalami peningkatan dalam masa PSBB. Bhima juga menambahkan bahwa bisnis farmasi, APD atau Alat pelindung Diri, serta bisnis makanan instan dan makanan beku juga memiliki potensi kenaikan.

Meskipun demikian Bima Lega selaku Ketua Umum Asosiasi ecommerce Indonesia menyatakan pemberlakuan PSBB tidak berarti menguntungkan bisnis e-commerce. Hal ini dikarenakan dalam era digital, pebisnis offline dan online bukan bersaing melainkan bersinergi.

Oleh karena itu, kini banyak pebisnis retail yang memasarkan produknya dengan cara online seperti melalui platform e-commerce ataupun aplikasi digital lain.

Namun, Bima juga mengakui bahwa transaksi e-commerce mengalami kenaikan selama pandemi. Hal ini juga dikarenakan program pemerintah yang mendorong penjualan produk dalam negeri secara online.

Related posts

Leave a Comment