Instagram Hadirkan Fitur Belanja di Platformnya

Instagram luncurkan fitur belanja

Source: techinasia.com

Facebook sebagai perusahaan yang menaungi Instagram meluncurkan fitur belanja online di platform Instagram. Fitur ini mulai dapat dinikmati pengguna Instagram di Indonesia mulai hari ini. Untuk menjamin keamanan transaksi, Instagram telah menyiapkan tiga cara untuk mengantisipasi penipuan.

Pieter Lydian selaku Country Director Facebook Indonesia mengatakan fitur anyar yang disebut Instagram Shopping itu tersedia untuk akun bisnis maupun kreator konten (content creator). Pengguna dapat menemukannya di feed, galeri, IGTV, dan tautan di laman profil.

Untuk menikmati layanan belanja online tersebut, pengguna bisa klik fitur belanja berlambang tas. Setelah itu, calon konsumen akan diteruskan ke halaman diskripsi produk yang dijual tersebut. Calon pembeli juga bisa melihat koleksi lain yang ditawarkan oleh penjual lengkap dengan harganya.

Calon pembeli juga akan diarahkan menuju toko online yang dimiliki penjual tersebut baik di situs web maupun e-commerce. Fitur Instagram Shopping ini telah diuji coba sejak bulan Juli lalu. Kini, Instagram dapat lebih mudah menemukan brand-brand produk ternama melalui fitur belanja tersebut.

Peluncuran fitur ini bertujuan untuk memperluas akses para pelaku UMKM. Instagram menyadari bahwa platformnya sering digunakan sebagai media promosi dan penjualan oleh para pelaku bisnis online.

Instagram juga memfasilitasi pelaku usaha untuk memperkenalkan produk selama pandemi. Salah satu caranya adalah dengan fitur Live streaming atau siaran langsung. Berdasarkan data tahun 2019, Instagram mencatat ada 25 juta profil bisnis di platformnya dan juga ada 2 juta pengiklan secara global.

Dengan besarnya potensi tersebut, Facebook telah menyiapkan 3 cara untuk emngantisipasi penipuan. Pertama, Facebook akan memperbarui aturan sebelum merilis Instagram Shopping seperyi verifikasi akun.

Kedua, Facebook mengandalkan fitur Reporting atau laporkan. Akun bisnis yang mencurigakan atau terdeteksi sebagai penipu dapat dilaporkan agar diblokir.

Ketiga, facebook akan mengedukasi pengguna secara aktif agar dapat mengenali akun penipu atau scam.

Related posts

Leave a Comment