PLN Tingkatkan Penggunaan Energi Baru Terbarukan

PLN gunakan energi baru terbarukan

Source: portonews.com

PT Perusahaan Listrik Negara merencanakan beberapa strategi untuk mendorong penggunaan Energi Baru Terbarukan atau EBT. Salah satunya adalah dengan melakukan konversi PLTD dan PLTU dengan menggunakan EBT.

Ikhsan Asaad selaku Direktur Mega Project PLN kini mengembangkan co-firing PLTU. Co-firing ini adalah metode pencampuran olahan cangkang sawit ataupun serbuk kayu untuk bahan bakar PLTU. Metode tersebut menggunakan campuran EBT sebesar 5% dari total bahan bakar yang dibutuhkan.

Ada 2 PLTU yang telah melakukan metode co-firing ini. PLTU tersebut adalah PLTU Paiton yang menggunakan bahan bakar campuran serbuk kayu. Sednagkan PLTU Ketapang dan PLTU Tembilahan menggunakan bahan bakar campuran cangkang sawit.

Sementara itu, PLN juga melakukan konversi PLTD menjadi Pembangkit Listrik Tenaga Biomasa. Menurut data BUMN, kini ada 1,3 Gigawatt PLTD telah dikonversi jadi PLT Biomassa.

Ikhsan menambahkan bahwa PLN tengah berupaya untuk melakukan inovasi untuk mendorong penggunaan Energi Baru terbarukan. PLN akan mengoptimalkan potensi yang ada di Indonesia.

Penggunaan EBT juga dilakukan PLN dengan mengembangkan PLTS atau pembangkit Listrik tenaga Surya Terapung. PLTS terapung ini menggunakan bendungan untuk pembangkit tenaga listrik. Sebagai realisasi proyek ini, PLN telah mengadakan kontrak untuk membangun PLTS terapung Cirata Jawa Barat.

PLN menargetkan bahwa PLTS Terapung ini akan menjadi yang terbesar di Asia Tenggara. Namun pembangunan PLTS ini baru akan dimulai awal tahun 2021.

Selain itu, PLN kini juga sedang mengembangkan proyek Renewable Certificate Energy. PLN menawarkan RCE pada pelanggan yang berkomitmen untuk menggunakan EBT. PLN akan memberikan satu unit REC pada pelanggan yang menggunakan 1 MWh EBT.

PLN tidak hanya melakukan konversi pebangkit listrik dengan menggunakan Energi Baru Terbarukan. Kini PLN juga melakukan inovasi untuk pengadaan Stasiun Pengisian Kendaraan Listrik Umum. Melakui program ini, PLN sepenuhnya mendukung pengoperasian kendaraan listrik.

Related posts

Leave a Comment