Kementerian ESDM Gelar Program ESDM Challenge 2020

Kementerian ESDM gelar ESDM Challenge 2020

Source: esdm.go.id

Untuk menjaring inovator muda berbakat, Kementerian ESDM menggelar program dengan tajuk ESDMChallenge2020. Program ini bertujuan untuk mengapresiasi generasi milenial yang memiliki inovasi dan ide di sektor energi dan sumber daya mineral.

Selain itu ESDM Challenge 2020 juga bertujuan untuk menjadi wadah para mahasiswa yang mempunyai rencana yang aplikatif untuk menghadapi tantangan di bidang energi.

Saleh Abudurrahman selaku Staf Ahli Menteri Bidang Lingkungan Hidup dan Tata Ruang Kementerian ESDM mengatakan bahwa sebagai anak muda harus memiliki empat hal. Yaitu optimis melahirkan kreatifitas, kreatifitas yang menghasilkan inovasi, serta inovasi yang menghasilkan produktifitas.

Saleh menambahkan bahwa Indonesia berpeluang untuk meningkatkan ekonomi. Salah satunya dengan cara melakukan transformasi dari penggunaan energi fosil menjadi energi terbarukan. Hal tersebut sejalan dengan inovasi yang diciptakan oleh finalis ESDM Enery Challenge 2020.

Dari 10 finalis program ESDM Challenge 2020, banyak yang fokus untuk pengembangan Energi Baru Terbarukan. Prospek pertumbuhan ekonomi Indonesia fokus pada efisiensi energi dan pengembangan EBT. Salah satunya dengan penggunaan kendaraan listrik.

Untuk memaksimalkan penggunaan Energi Baru terbarukan, Indonesia akan mengoptimalkan penggunaan matahari, panas bumi, air, angin, sampah, serta biomassa. Saleh mengungkapkan bahwa jika perkembangan teknologi semakin pesat, harga listrik semakin lama akan semakin ekonomis.

Oleh karena itu, pemerintah mengajak generasi muda untuk berupaya mencapai ketahanan energi nasional. Generasi muda harus ammpu menjadikan sumber daya energi untuk modal pembangunan, efisiensi harga migas, pengembangan EBT, mengendalikan impor BBM dan LNG, serta mempercepat akses dan juga infrastruktur energi.

Kompetisi yang diselenggarakan kementerian ESDM ini memperoleh sambutan yang luar biasa dari mahasiswa. Sebanyak 56 karya telah lolos tahap administrasi. Kini panitia telah melakukan penjaringan terhadap 10 finalis.

Konsep penilaian yang digunakan adalah variabel aksi, variable inovasi, serta variabel sosial ekonomi. Dari variabel tersebut, juri telah memilih 3 finalis. Ketiga finalis tersebut adalah Eco Friendly Pyrolisis Plastic Waste, Desain dan pengembangan Mesin Es Balok Berbasis Teknologi Photovoltaics, serta pengaplikasian EBT di Bangkalan.

Related posts

Leave a Comment