Pembangunan Smelter Tembaga Freeport Terhenti Akibat Pandemi

proyek smelter tembaga Gresik terhenti

Source: infopublik.id

PT Freeport Indonesia mengungkapkan bahwa pembanguna smelter atau pabrik pengolahan di daerah Gresik Jawa Timur telah terhenti selama lima bulan. Penghentian proyek ini dikarenakan pandemi Covid-19.

Tony Wenas selaku Presiden Direktur PT Freeport Indonesia mengatakan bahwa pembangunan smelter Gresik telah terhenti sejak bulan Maret. Hal ini disebabkan kebijakan Pemerintah Kabupaten Gresik terkait PSBB.

Selain itu, kontraktor utama dari proyek pembangunan smelter Gresik ini juga terkena dampak pandemi. Oleh karena itu, mau tidak mau, proyek smelter ini harus terhenti selama lima bulan.

Tony menuturkan bahwa progres pembangunan smelter tembaga Gresik ini baru 5,8%. Dan selama lima bulan ini, tidak ada kegiatan pembangunan sama sekali. Oleh karena itu, Tony memprediksi bahwa pengoperasian smelter yang semula direncanakan akan mulai pada tahun 2023 akan mundur selama satu tahun.

Berkaitan dengan ini, PT Freeport Indonesia telah mengajukan permohonan penundaan pengoperasian smelter kepada pemerintah. Permohonan tersebut ditujukan kepada Kementerian ESDM. Namun, hingga saat ini, pemerintah belum memberikan jawaban resmi.

Tony menambahkan bahwa bulan lalu PT Freeport Indonesia telah mengajukan permintaan penundaan proyek dalam jangka waktu 12 bulan. Namun, pemerintah belum memberikan persetujuan secara resmi.

Tony juga menilai bahwa sebenarnya pembangunan smelter atau pabrik pemurnian tembaga ini kurang menguntungkan bagi PT Freeport maupun negara. Hal ini dikarenakan nilai tambah dari harga jual konsentrat ke tembaga katoda hanyalah 5%.

Nilai tambah tersebut tidak sebanding dengan harga jual tembaga jika diekspor. Namun, karena pembangunan smelter tersebut telah termuat di dalam peralihan kontrak karya, pembangunan akan tetap dilanjutkan.

Pembangunan smelter tembaga di Gresik akan tetap dilanjutkan. Hal ini dikarenakan smelter ini dekat dengan pabrik Petrokimia sehingga akan menyerap asam sulfat dari proses pemurnian. Oleh karena itu, biaya logistik dapat lebih murah.

Related posts

Leave a Comment