KFC Kembangkan Nugget Ayam Teknologi 3D

KFC luncurkan nugget teknologi bioprinting 3D

Source: japan.topnews.cloud

Meskipun masih dalam masa pandemi, Kentucky Fried Chicken (KFC) tidak berhenti untuk melakukan inovasi. Baru-baru ini, KFC berkerja sama dengan perusahaan asal Rusia untuk memproduksi nugget ayam dengan menggunakan teknologi 3D.

Teknologi ini dinamai 3D Bioprinting Solution. Teknik ini dapat memproduksi Nugget dengan mencetak daging ayam dan bahan lain menggunakan printer 3D. Pada awalnya, teknologi 3D Bioprinting Solution biasa digunakan di bidang kedokteran. Namun, kini, teknologi ini mulai digunakan untuk mengolah bahan makanan.

Yusef Khesuani selaku pendiri 3D Bioprinting Solutions mengatakan,”pekembangan teknologi ini dapat memudahkan kita untuk memproduksi daging 3D di masa depan. Kami juga menharapkan bahwa kerja sama dengan KFC ini dapat mempercepat produksi daging yang berbasis sel.” Projek ini merupakan proses penciptaan nugget yang dilakukan di laboratorium. Projek ini diklaims ebagai yang pertama dilakukan di dunia.

KFC mengumumkan akan melakukan pengujian akhir nugget 3D bioprinted di Moskow tahun ini. Sayangnya, KFC tidak memberikan informasi tentang proses bioprinting nugget dan kapan peluncuran produk nugget tersebut.

KFC akan memberikan beberapa bahan dan rempah pada perusahaan Rusia tersebut agar nugget yang dihasilkan dapat mirip dengan tekstur dan rasa khas nugget KFC. Sekedar informasi, Nugget 3D yang diproduksi KFC nantinya tetap berbahan dasar hewan. Jadi, KFC tidak memproduksi nugget vegetarian. Untuk para vegan, KFC juga menyediakan beberapa menu vegetarian lain di restorannya.

Salah satu produk vegan KFC adalah ayam nabati yang diberi nama Beyond Meat. Produk ini telah di uji coba dan akan diluncurkan ke banyak cabang KFC dalam musim panas ini. KFC juga mengklaim bahwa Nugget bioprinted ini ramah lingkungan. Klaim ini didukung oleh penelitian yang dilakukan American Science and Technology Journal. Pengembangan produk daging dengan menggunakan sel dapat mengurangi konsumsi energi jika dibandingkan penggunaan metode peternakan ayam tradisional.

 

Related posts

Leave a Comment