Innovating Jogja 2020 Pacu Lahirnya IKM Kerajinan Inovatif

Innovating Jogja 2020

Source: eljohnnews.com

Industri kecil dan Menengah yang memproduksi kerajinan dan batik adalah sektor industri yang cukup tangguh untuk bertahan di masa seperti sekarang ini. IKM ini berupaya untuk bertahan di masa sulit dengan melakukan berbagai inovasi.

Saat permintaan kerajinan dan pakaian batik menurun, pelaku IKM ini beralih untuk memproduksi alat pelindung diri. Misalnya banyak IKM yang mengalihkan produksi mereka menjadi masker kain. Tentunya, barang ini banyak peminatnya di masa pandemi seperti sekarang.

Untuk memacu IKM agar terus berinovasi, Balai Besar Kerajinan dan Batik melakukan berbagai pembinaan. Salah satunya adalah penyelenggaraan kelas umum melalui Whatsapp dan Aplikasi Zoom.

Melalui pelatihan online ini BBKB memberikan materi tentang pembuatan masker kain pada pelaku IKM kerajinan dan batik. Selain itu, BBKB juga menggelar acara Inovating Jogja 2020. Pada tahun sebelumnya, program ini berhasil membentuk IKM startup yang inovatif.

Kepala BPPI Kemenperin mengatakan bahwa acara Inovating Jogja ini diselenggarakan guna memacu lahirnya IKM baru di Yogyakarta.

Program Innovating Jogja merupakan ajang pencarian IKM yang berbasis inovasi untuk sektor industri kerajinan dan batik. Konsep acara ini adalah kompetisi untuk memilih IKM dengan ide baru dan inovatif.

Kemenperin memilih Jogja sebagai lokasi penyelenggaraan kare wilayah ini memiliki ekosistem perajin batik yang luas. Menurut data Disperindag, pada tahun 2019, Yogyakarta memiliki 1195 IKM. Bahkan nilai produksi IKM batik di Jogja mencapai Rp 300 miliar.

Oleh karena itu, BPPI kemenperin terus memacu lahirnya IKM baru. Selain itu, pihaknya juga berharap program Innovating Jogja ini para pelaku IKM bisa memanfaatkan semua fasilitas litbang. Diantaranya adalah mendapatkan pelatihan manajemen usaha dan pendampingan teknis.

Sementara itu, Titik Purwati Widowati selaku Kepala BBKB mengatakan bahwa program Innovating Jogja ini sebenarnya telah dimulai sejak Februari lalu. Kini, program ini telah memilih 30 peserta yang akan mengikuti program bootcamp.

Kegiatan bootcamp adalah rangkaian acara workshop untu menambah wawasan dan ide inovatif untuk sektor industri kerajinan dan batik. Meskipun acara ini bertajuk Innovating Jogja, namun peserta tidak hanya berasal dari Jogja. Ada pula peserta yang berasal dari Semarang, Bogor, Surabaya, hingga Nusa Tenggara Barat.

Karena dilaksanakan dalam masa pandemi, program Innovating Jogja untuk tahun ini digelar secara online. Semua rangkaian acara meliputi pendaftaran, seleksi peserta, hingga bootcamp dilaksanakan secara virtual tanpa tatap muka.

Related posts

Leave a Comment