Kominfo Blokir Ponsel Black Market Mulai 15 September

ponsel black market diblokir 15 september

Source: gizmologi.id

Kementerian Komunikasi dan Informatika akan memblokir ponsel ilegal atau black market mulai 15 September nanti. Informasi tentang tanggal pemblokiran ini didapat dari Asosiasi Penyelenggara Telekomunikasi Seluruh Indonesia yang kini sedang menyempurnakan sistem Central Equipment Identity Register.

Ismail selaku Dirjen Sumber Daya dan perangkat Pos dan Informatika mengatakan,” Saya mendapat laporan dari ATSI bahwa sistemnya direncanakan sudah akan implementasi tanggal 15 September ini.”

Marwan Baasir selaku Sekjen ATSI juga membenarkan pernyataan tersebut. Saat ini proses penyempurnaan IMEI untuk pemblokiran ponsel black market telah sesuai dengan jadwal.

Sistem dari Kominfo akan siap memblokir ponsel-ponsel ilegal dengan menggunakan nomor IMEI yang tidak terdaftar pada data Kemenperin.

Saat ini pihak ATSI sedang menyelesaikan proses migrasi dari CEIR cloud ke CEIR Hardware. Setelah proses ini selesai, ATSI akan menyerahkannya ke pihak Kemenkominfo.

Keputusan Kominfo untuk memblokir ponsel black market ini telah mundur beberapa kali dari jadwal awal. Sebelumnya, Kominfo menjadwalkan akan mulai memblokir ponsel black market pada bulan April.

Namun, upaya tersebut belum terwujud dan menjanjikan untuk memblokir ponsel ilegal pada 31 Agustus lalu. Namun hingga hari ini, realisasi pemblokiran juga belum tercapai.

Pemblokiran ponsel ilegal tersebut sesuai dengan Peraturan Menteri Komunikasi dan Informatika Republik Indonesia no 1 th 2020 tentang Pengendalian Alat dan Perangkat telekomunikasi yang tersambung ke jaringan bergerak seluler melalui identifikasi international mobile equipment identity (IMEI).

Penundaan pemblokiran ini terjadi karena permasalahan perangkat keras yang belum terpasang. Sehingga Kominfo harus mengundur jadwal pemblokiran tersebut. Aturan tersebut akan mulai diimplementasikan tanggal 15 September ini.

Related posts

Leave a Comment