Tahun Depan, Kantong Plastik Jadi Barang Kena Cukai

kantong plastik kena cukai

Source: cermati.com

Mulai awal tahun 2021, pemerintah akan mulai memungut cukai untuk kantong plastik. Kementerian Keuangan menargetkan Rp 1,5 triliun dari penerimaan cukai plastik ini.

Target penerimaan cukai dari BKC atau Barang Kena Cukai pada tahun depan akan naik 0,83%. Semula, penerimaan negara dari cukai sebesar Rp 178,5 triliun. Setelah ditambah penerimaan cukai plastik, maka totalnya akan bertambah menjadi Rp 180 triliun.

Sri Mulyani selaku Menteri Keuangan berharap agar payung hukum tentang cukai kantong plastik dapat segera disahkan oleh parlemen pada tahun 2020 ini.

Sri Mulyani mengatakan,” Dari sisi kepabeanan dan cukai, justru ada kenaikan Rp 1,5 triliun dengan harapan tentu ekstensifikasi barang kena cukai akan bisa disetujui oleh DPR sesuai pembahsaan sebelumnya.”

Namun, agar cukai kantong plastik ini dapat dietrapkan, Kemenkeu harus mendapatkan izin dari Komisi IX DPR RI terlebih dahulu. Dalam rapat kerja antara Komisi IX DPR RI dan Kemenkeu disebutkan bahwa Rancangan Peraturan Pemerintah yang mengatur tentang cukai kantong plastik dan produk plastik harus selesai pada akhir tahun ini.

Dengan begitu, pada awal tahun 2021, pemerintah sudah bisa mulai menarik cukai kantong plastik. Pemerintah juga bisa menyusun rencana untuk cukai produk plastik lainnya seperti plastik kemasan dan wadah.

Sementara itu, eskalasi untuk penerapan cukai produk plastik lain ini ditargetkan mulai dapat diberlakukan pada tahun 2022.

Kantong plastik akan dikenakan cukai sebesar Rp 200 tiap lembar. Tarif ini ditetapkan agar tidak terjadi kekagetan di amsyarakat. Hal ini dikarenakan tarif tersebut telah berlaku sebelumnya untuk transaksi di supermarket ataupun minimarket di beberapa daerah.

Teknis pelaksanaan cukai kantong palstik ini tidak dengan pemberian pita cukai. Tetapi cukai akan dilunasi oleh industri.

Related posts

Leave a Comment