IKM Asal Jogja Ciptakan Sabun Langis dari Minyak Jelantah

Sabun Langis dari minyak jelantah

Source: energibangsa.id

Para pelaku usaha kecil dan menengah tidak berhenti untuk tetap berinovasi di tengah pandemi. Berbagai inovasi dilakukan untuk menarik perhatian masyarakat dan juga untuk efisiensi produksi. Hal inilah yang mendorong pemilik usaha pembuatan sabun cuci asal Jogja yang bermerek Langis.

Langis menciptakan inovasi baru dengan membuat sabun cuci yang berasal dari bahan baku minyak jelantah. Kebetulan, di wilayah tempat tinggal Yomi Windi Asni selaku pemilik Langis tidak sulit untuk emndapatkan bahan baku tersebut.

Yomi mendapatkan minyak jelantah dari bank sampah. Setiap bulannya, ia bahkan bisa mengumpulkan 40 liter minyak bekas goreng ini.

Dengan bahan dasar minyak jelantah, Yomi memproduksi Sabun Langis. Sabun ini diklaim ramah lingkungan karena menggunakan bahan baku dari limbah rumah tangga. Daripada mencemari lingkungan, minyak jelantah dimanfaatkan untuk membuat sabun cuci yang wangi.

Yomi mengatakan bahwa produk sabunnya telah teruji dan mampu membersihkan kotoran yang membandel. Sabun produksinya bahkan tidak menggunakan bahan kimia. Sehingga sabun ini tidak menyebabkan panas di tangan dan aman untuk penggunaan sehari-hari.

Yomi memproduksi dua jenis sabun yaitu sabun cair dan juga sabun batang. Sabun cair ini digunakan untuk mencuci pakaian dan tidak menyebabkan luntur, Sementara sabun batang digunakan untuk membersihkan noda yang membandel.

Sabun produksi Langis ini dibanderol seharga Rp 15 ribu untuk sabun batang dan Rp 25 ribu untuk sabun cair.

Sayangnya, selama pandemi ini, penjualan sabun ini menurun hingga 60%. Untuk meningkatkan penjualan, Langis juga memasarkan produknya secara online. Hasilnya pun lumayan, setiap bulannya ia bisa menjual 150 buah sabun.

Yomi mengatakan bahwa ia tengah berupaya untuk memperluas penjualan lewat marketplace agar tetap produktif.

Related posts

Leave a Comment