Pemerintah Akan Hapus Materai Rp 3000 dan Rp 6000

pemerintah akan hapus materai 3000 dan 6000

Source: cermati.com

DPR bersama pemerintah telah sepakat untuk membentuk Panitia Kerja untuk membahas RUU Bea Materai. Kesepakatan ini diambil dalam keputusan rapat yang digelar Menteri Keuangan bersama Komis XI DPR RI.

Dito Ganinduto selaku Ketua Komisi XI DPR RI mengatakan bahwa dengan selesainya masa sidang maka pembahasan tentang UU Bea Materai akan ditindak lanjuti oleh Panitia Kerja. Panitia Kerja ini telah dijadwalkan pada hari Senin atau Selasa pekan depan.

Dito mengatakan,” Sudah kita sepakat untuk sampaikan ke ketua umum untuk di geser dari kom 11 untuk itu mohon persetujuan kita membentuk panja RUU tentang Bea Meterai.”

Bea materai di Indonesia telah ditetapkan sejak tahun 1985. Pada tahun tersebut tarif materai adalah senilai Rp 500 dan Rp 1000. Berdasarkan Undang-Undang yang berlaku, perubahan tarif bea materai adalah maksimal 6 kali lipat dari tarif bea materai awal tersebut.

Sementara itu, pada tahun 2000, bea materai naik kembali menjadi Rp 3000 dan Rp 6000. Sedangkan pemerintah ingin melakukan penyederhanaan tarif materai hanya menjadi satu tarif yaitu Rp 10.000.

Pada tahun 2019, pemerintah telah mengajukan RUU bea materai kepada DPR RI. Dalam revisi RUU no 13 tahun 1985 tentang bea materai, pemerintah mengajukan perubahan tarif materai menjadi Rp 10 ribu.  Sednagkan saat ini masih ada dua tarif bea materai yaitu Rp 3.000 dan Rp 6.000.

Revisi ini penting karena UU Bea Materai perlu dievaluasi kembali karena Undang-undang tersebut termasuk aturan lama. Rencana perubahan tarif materai ini juga diusulkan untuk masuk Prolegnas atau Program Legislasi Nasional tahun 2020.

Menteri Keuangan, Sri Mulyani juga mengusulkan penyederhanaan bea materai menjadi satu tarif saja yaitu Rp 10.000.

Related posts

Leave a Comment