Fakta Menarik Tentang Materai Rp 10.000 Yang Mulai Berlaku Tahun Depan

fakta tentang materai 10.000

Source: reqnews.com

DPR RI telah mensahkan revisi dari Undang-Undang Bea Materai. Dengan begitu, pemerintah akan mulai menerapkan aturan baru terkait bea materai mulai tahun depan.

Tarif materai baru yaitu Rp 10.000 akan mulai diberlakukan 1 Januari 2021. Namun, saat ini masih ada dua jenis materai yaitu Rp 3000 dan Rp 6000. UU Bea materai yang baru juga akan mengakomodasi tentang dokumen digital.

Sri Mulyani selaku Menteri keuangan mengatakan bahwa perubahan Undang-Undang Bea Materai ini perlu dilakukan karena usia baleid tersebut telah mencapai 35 tahun. Sedangkan kondisi do masyarakat baik ekonomi, sosial, hukum dan teknologi sudah banyak berubah.

Berikut adalah beberapa fakta menarik terkait Materai Rp 10.000.

  • Tahun depan merupakan masa transisi.

Pada tahun 2021, otoritas fiskal akan memberlakukan masa transisi yang bertujuan untuk menghabiskan stok materai lama. Jadi masyarakat masih bisa menggunakan materai Rp 3000 maupun Rp 6000 pada tahun 2021. Dalam satu dokumen, minimal nilai materai yang digunakan adalah Rp 9000.

Jadi masyarakat bisa memasang materai Rp 3000 dan Rp 6000 ataupun menggunakan dua materai Rp 6000. Hal ini berlaku untuk satu tahun ke depan.

  • Materai Indonesia lebih murah daripada negara lain.

Yustinus Prastowo selaku Staf Khusus Menteri keuangan mengatakan bahwa bea materai di indonesia lebih ringan daripada negara lain. Di Korea Selatan tarif materai bisa mencapai 100.000 sampai 350.000 won atau senilai dengan Rp 130 ribu hingga Rp 4,5 juta.

  • Pembayaran materai digital seperti beli pulsa.

Iwan Djuniardi selaku Direktur Teknologi dan Komunikasi DJP Iwan Djuniardi mengatakan bahwa mekanisme pajak dokumen digital akan seperti proses membeli pulsa.

Nantinya akan ada code generator yang akan didistribusikan melalui sistem chanel yang terhubung dengan akun e-wallet.  

Related posts

Leave a Comment