Sah, Tahun Depan Tidak Ada Kenaikan Upah Minimum

upah minimum 2021 tidak naik

Source: spn.or.id

Ida Fauziah selaku Menteri ketenagakerjaan telah menerbitkan Surat Edaran yang ditujukan untuk seluruh Gubernur se-Indonesia. SE No M/11/HK.04/2020 ini mengatur penetapan upah minimum tahun 2021 pada masa pandemi Covid-19.

Surat edaran tersebut berisi putusan pemerintah bahwa upah minimum 2021 tidak mengalami kenaikan atau setara dengan upah minimum tahun ini.

Surat Edaran tersebut berbunyi,” Mempertimbangkan kondisi perekonomian Indonesia pada masa pandemi Covid-19 dan perlunya pemulihan ekonomi nasional, diminta kepada gubernur untuk melakukan penyesuaian penetapan nilai Upah Minimum Tahun 2021 sama dengan nilai Upah Minimum Tahun 2020.”

Surat tersebut telah ditandatangani oleh Menaker pada tanggal 26 Oktober 2020. Untuk selanjutnya, upah minimum tahun 2021 akan ditetapkan secara resmi dan diumumkan pada akhir Oktober ini.

Surat Edaran tersebut juga menyebutkan,” Melaksanakan penetapan upah minimum setelah tahun 2021 sesuai ketentuan peraturan perundang-undangan. Menetapkan dan mengumumkan Upah Minimum Provinsi Tahun 2021 pada tanggal 31 Oktober 2020.”

Sebelumnya KSPI atau Konfederasi Serikat Pekerja Indonesia menuntut kenaikan upah minimum tahun 2021. Mereka menuntut kenaikan upah minimum sebesar 8%. KSPI juga mengancam jika upah minimum tidak dinaikkan maka aksi demonstrasi yang dilakukan oleh buruh akan semakin besar. Perlu diketahui, demonstrasi buruh akhir-akhir ini memperjuangkan penolakan omnibus law UU Cipta Kerja.

Said iqbal selaku Presiden KSPI mengatakan bahwa pihaknya menolak permintaan kalangan pengusaha yang menyuarakan agar pada tahun depan tidak ada kenaikan upah minimum. Ia menilai pertumbuhan ekonomi yang minus selama pandemi Covid-19 tidak tepat dijadikan alasan.

Said menjelaskan jika upah minimum tdak naik maka daya beli masyarakat akan turun. Hal ini berpotensi anjloknya tingkat konsumsi dan dapat berdampak negatif untuk perekonomian.

Related posts

Leave a Comment