Shopee dan 11 Perusahaan Digital Lain Ditunjuk Tarik PPN 10%

12 perusahaan digital tarik PPN 10%

Source: okezone.com

Direktorat Jenderal Pajak menunjuk 12 perusahaan baru untuk memungut pajak pertambahan nilai atau PPN atas penjualan barang dan jasa di Indonesia. Dengan bertambahnya perusahaan digital asing yang masuk kriteria, kini jumlah total perusahaan digital sebagai pemungut PPN adalah 28 perusahaan.

Suryo Utomo selaku Direktur Jenderal Pajak menjelaskan bahwa dengan penetapan tersebut, 12 perusahaan akan mulai menarik PPN terhitung 1 Oktober 2020. Pajak tersebut dipungut dari produk ataupun layanan digital yang mereka jual pada konsumen di tanah air.

Suryo menjelaskan,”Jumlah PPN yang harus dibayar pelanggan adalah 10% dari harga sebelum pajak, dan dicantumkan pada kuitansi atau invoice yang diterbitkan penjual sebagai bukti pungut PPN.”

Direktorat Jenderal Pajak terus menjalin komunikasi dengan berbagai perusahaan lain yang menjual produk ataupun jasa digital dari luar negeri ke dalam negeri.

Hal ini bertujuan untuk mengetahui kesiapan perusahaan tersebut. Diharapkan badan usaha yang ditunjuk sebagai pemungut pajak produk digital akan semakin bertambah.

Namun, ada peraturan berbeda untuk pemungutan pajak oleh marketplace seperti Shopee. Khusus untuk marketplace yang ditunjuk sebagai pemungut pajak, maka pemungutan pajak tersebut hanya dilakukan atas penjualan barang dan jasa yang dilakukan oleh penjual luar negeri yang memasarkan produk lewat marketplace tersebut.

Pemungutan pajak oleh perusahaan digital ini dinilai lebih efektif daripada hanya mengandalkan penyetoran sendiri oleh konsumen.

Adapun daftar dari 12 perusahaan digital asing yang mulai memungut PPN per tanggal 10 Oktober adalah sebagai berikut:

McAfee Ireland Ltd, LinkeIn Singapore Pte. Ltd, Mojang AB, Microsoft Ireland Operations Ltd, Novi Digital Entertainment, Skype Communications SARL, PCCW Vuclip Singapre, Twitter International Company, Twitter Asia Pacific, PT Jingdong Indonesia Pertama, Zoom Video Communications, dan PT Shopee International Indonesia.

Related posts

Leave a Comment